SEKOLAH NON FORMAL









SEKOLAH MENYULAM BAGI PEMULA



Pendidikan tidak hanya pendidikan formal saja seperti yang ada disekolah, namun pendidikan non formal juga penting sebagai pelatihan ketrampilan diri masing – masing. Salah satu pendidikan non formal yaitu, pendidikan menyulam. Kegiatan menyulam bisa dilakukan saat kita mempunyai waktu lenggang dan bisa digunakan untuk melatih kreativitas kita
Menyulam adalah suatu tehnik keterampilan yang dimiliki oleh seseorang dalam mengembangkan kreativitas untuk membuat media kerajinan yang berbentuk gambar atau pola yang terdapat pada kain sebagai penghias dan memberikan suatu keindahan diantara sisi-sisi kain.
Hal dasar dalam cara menyulam untuk pemula adalah mengetahui teknik tusuk jahit yang digunakan. Terlepas dari itu berikut bahan – bahan yang perlu dipahami seputar cara menyulam bagi pemula.

Alat dan bahan
1.      Ram/Pembidang
Ram atau pembidang berbentuk cincin yang terdiri dari dua bagian. Alat ini membantu menjaganya kain tetap kencang sehingga proses menyulam menjadi lebih mudah.
2.      Gunting tajam 
3.       Kain
Anda dapat memilih kain apapun sesuai keinginan Anda.
4.      Benang sulam.
Anda dapat menyediakan benang sulam dengan warna apapun.
5.      Jarum sulam
Jarum sulam memiliki mata yang lebih besar daripada jarum jahit biasanya untuk mengakomodasi ukuran benang. Pastikan untuk tidak salah membeli jarum,ya.
6.      Pensil atau spidol untuk menggambar bentuk sulaman

Cara menyulam
1.      Cara memasang ram/pembidang sulam
Untuk memulai, longgarkan sekrup di bagian atas ring. Kemudian pisahkan kedua bagian ram.
Letakkan potongan kain di atas ram bagian dalam. Setelah kain berada di atas ring bagian dalam, tekan ring bagian luar ke bawah di atas ring bagian dalam. Ini akan menjepit kain agar tetap kencang saat menyulam. Kencangkan sekrup sedikit dan tarik kain agar lebih kencang. Setelah kain kencang, kencangkan sekrup hingga membuat kain tak mudah terlepas.
2.      Memasukkan benang kedalam jarum
Memasukkan benang sulam kedalam jarum terkadang sedikit rumit karena serat benang mudah terurai. Untuk mengatasinya Anda dapat membasahi ujung benang dan tekan di antara ibu jari dan telunjuk Anda. Tak seperti menjahit, Anda tak perlu mendobel benang Anda.
3.      Cara menyulam dengan teknik tusuk
Cara menyulam yang paling penting adalah mengetahui jenis-jenis tusuk hias dan mengaplikasikannya. Berikut jenis-jenis tusuk yang dapat digunakan dalam teknik sulaman :
a.       Tusuk jelujur
Tusuk jelujur adalah model tusukan yang paling mudah dan umum dalam tiap model jahitan.
Cara menyulan dengan tusuk jelujur adalah dengan melakukantusukan jarum dimulai dari bagian dalam kain kemudian keluar ke bagian luar kain. alu buat setikan dengan jarak yang sama dan lakukan secara berulang.
b.      Tusuk tikam jejak
Tusuk tikam jejak memiliki hasil akhir sama seperti jahitan mesin. Bentuknya mirip dengan tusuk jelujur namun tanpa jarak.
c.       Tusuk silang
Tusuk ini memiliki bentuk menyilang pada hasilnya. Tusuk ini biasanya digunakan untuk membuat sulaman kruistik. Cara membuat tusuk ini juga mudah yaitu dengan menusukkan jarum ke arah miring dari kiri atas ke kanan bawah kemudian masukkan lagi jarum dari kiri bawah ke kanan atas.
d.      Tusuk Tangkai
Tusuk tangkai dilakukan dengan langkah mundur 1/2 cm dengan mengaitkan 5 atau 6 benang pada kain, lalu jarum ditarik keluar. Untuk menghasilkan tangkai yang lebih besar jarak tusukan dirapatkan dan mengaitkan kain lebih banyak.
e.       Tusuk simpul
Tusuk simpul dilakukan dengan cara menarik benang dari bawah kain dan melingkarkan benang pada jarum. Motif yang ditampilkan dari teknik ini akan terlihat lebih jelas dan menonjol.
f.        Tusuk Flanel
Cara menyulam dengan tusuk ini dimulai dari kiri ke kanan atau sebaliknya.
g.       Tusuk rantai
Tusuk rantau dilakukan dengan cara menarik jarum dari bagian bawah kain dan jarum disisipkan kembali sampai jarum kembali ke permukaan.

Komentar

  1. terimakasih blognya, tulisannya sudah jelas dan bahasanya mudah dipahami.

    BalasHapus
  2. lognya mudah bdipahami dan sudah bagus tataletak ataupun kata katanya suadah benar :)

    BalasHapus

Posting Komentar